Tech Art | Minggu, 03 Desember 2017 | ZA

RSInews – Selain memajukan kehidupan manusia, perkembangan teknologi yang semakin mencerah juga telah melahirkan sebuah kata yang simbolik yang acapkali kita dengar, yang salah satunya adalah Machine Learning (Pembelajaran Mesin). Tapi, tahukah kamu apa sebenarnya Machine Learning itu? Apa pula perannya dalam jagat teknologi?

:: Pengertian Machine Learning

Machine Learning adalah metode analisis data yag mengotomatisasi pembuatan model analitik. Ini adalah cabang dari AI (Artificial Intelligence / Kecerdasan Buatan) yang berdasarkan pada ide bahwa mesin seharusnya bisa belajar dan beradaptasi melalui pengalaman.

Fokus besar penelitian Machine Learning adalah bagaimana mengenali secara otomatis pola kompleks dan membuat keputusan cerdas berdasarkan data. Mesin dalam hal ini memiliki arti “sistem” bukan mesin mekanik secara harfiah.

Contoh Machine Learning: Aplikasi Pengenalan Gambar, Aplikasi Asisten Pribadi seperti Siri, Bixby dll, Chat Bot, Pengenal Wajah, Mobil otonom dan domain-domain spesifik lainnya.

:: Peran Data Dalam Machine Learning

Machine Learning bukan apa-apa tanpa data. Artinya semua aplikasi Machine Learning membutuhkan data sebagai bahan training dan untuk di analisa sehingga mampu mengeluarkan Output.

Sebelum aplikasi Machine Learning bisa bekerja, maka ia membutuhkan data untuk “latihan” (training). Hasil training itu nanti akan di uji atau di test dengan data yang sama atau bertolak belakang.

:: Sejarah Machine Learning

Sejak pertama kali komputer diciptakan, manusia sudah memikirkan bagaimana caranya agar komputer dapat belajar dari pengalaman. Hal tersebut terbukti pada tahun 1952, Arthur Samuel menciptakan sebuah program, Game of Checkers, pada sebuah komputer IBM. Program tersebut dapat mempelajari gerakan untuk memenangkan permainan checkers dan menyimpan gerakan tersebut kedalam memorinya.

:: Sisi Positif Machine Learning

Salah satu dampak positif dari Machine Learning adalah menjadi peluang bagi para wirausahawan dan praktisi teknologi untuk terus berkarya dalam mengembangkan teknologi Machine Learning. Terbantunya aktivitas yang harus dilakukan manusia pun menjadi salah satu dampak positif Machine Learning.

Sebagai contohnya adalah adanya fitur pengecekan ejaan untuk tiap bahasa pada Microsoft Word. Pengecekan secara manual akan memakan waktu berhari-hari dan melibatkan banyak tenaga untuk mendapatkan penulisan yang sempurna. Tapi dengan bantuan fitur pengecekan ejaan tersebut, secara real-time kita bisa melihat kesalahan yang terjadi pada saat pengetikan.

:: Membuat Kualitas Hidup Semakin Baik

Menurut Swami Sivasubramanian, VP Machine Learning di perusahaan layanan Cloud Computing, Amazon Web Services (AWS) di Konferensi AWS re:Invent 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), menyebutkan bahwa teknologi Machine Learning akan membuat kualitas hidup manusia menjadi lebih baik dan menjadi lebih produktif. Ia menilai kehadiran teknologi machine learning bisa meringankan beban manusia dari berbagai hal rutin yang tidak disukai.

“Saya yakin, teknologi seperti Machine Learning dan Artificial Intelligent (AI) akan sangat membantu manusia untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Manusia sangat suka menciptakan berbagai hal dan tidak suka melakukan hal yang sama berulang-ulang, karena lebih menikmati melakukan berbagai hal yang benar-benar penting bagi mereka,” jelas Swami.

Kehadiran Machine Learning bisa membuat manusia lebih fokus menciptakan berbagai hal yang penting bagi mereka, sedangkan Machine Learning dapat membantu manusia melakukan berbagai hal lain. [©RSI]

Via: Liputan6 | CodePolitan | TeknoSains

Iklan